Cara Menanam Bunga Aster dengan 4 Langkah Praktis

Cara Menanam Bunga Aster dengan 4 Langkah Praktis

Bunga Aster – Pernahkan Anda memperhatikan taman bunga di rumah? Mungkin saja di situ ada bunga aster menghiasi taman bunga Anda. Bunga aster atau dikenal dengan sebutan bunga seruni merupakan jenis bunga yang mempunyai ragam variasi warna yang menarik. Secara sekilas bunga aster mungkin terlihat mirip dengan bunga matahari, karena kedua jenis tanaman ini masuk ke dalam jenis yang sama.

Perbedaan kedua bunga tersebut hanya pada warna bunga saja, bila bunga matahari hanya memiliki satu warna, bunga aster mempunyai beragam warna cerak yang mepesona. Selain digunakan sebagai tanaman hias, bunga aster juga sering digunakan sebagai bahan membuat rangkaian bunga. Dengan variasi warna yang beragam susunan bunga ini akan terlihat menarik dan enak dipandang mata.

Cara Menanam Bunga Aster

Cara Menanam Bunga Aster
Cara Menanam Bunga Aster – pixabay.com

Salah satu kelebihan dari bunga aster adalah tanaman ini tidak mempunyai masa berbunga, artinya bunga aster bisa mengeluarkan bunga sepanjang tahun. Hal ini tentu akan menjadi keuntungan bila Anda membudidayakan tanaman ini. Selain itu bunga ini termasuk tanaman yang mudah untuk ditanam, hal ini tentu sangat baik untuk dijadikan sebagai salah satu bisnis yang menguntungkan.

Salah satu jenis aster yang paling banyak di tanam di Indonesia adalah bunga aster dengan warna ungu. Bunga ini sangat populer di masyarakat karena bentuk mahkota bunga yang bersusun rapi dengan warna cerah yang mempesona. Untuk menanam bunga aster Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini.

Pembibitan Bunga Aster

Untuk mendapatkan tanaman yang berkualitas tentu Anda harus memilih bibit yang unggul untuk ditanam. Bibit bunga aster bisa didapatkan dengan dua cara yakni dengan membuat benih bunga dari bunga yang sudah matang, atau meminta pada petani lain yang sudah lama menanam bunga ini.

Cara yang kedua lebih mudah yakni dengan membeli benih unggul hasil penelitian, biasanya bibit ini banyak dijual di toko pertanian. Jika benih berasal dari tanaman aster, sebaiknya pilih tanaman yang berusia minimal 6 bulan-1 tahun. Abil bunga yang beusia 6 bulan sampai 1 tahun. Keringkan bunga dengan menjemur di bawah matahari langsung, setelah kering baru pisahkan bunga dengan bijinya.

Persiapan Tanam Bunga Aster

Sebelum benih ditanam di media tanam yang sebenarnya sebaiknya benih disemaikann terlebih dahulu dalam media semai. Anda bisa membuat media semai ini dengan mencampur pasir, pupuk organik (pupuk kandang atau pupuk kompos), dan tanah dengan perbandingan 1:1:1.

Setelah media semai dibuat langkah selanjutnya adalah menyebarkan benis ke media semai secara merata. Tutup media tanam dengan media kompos dengan menyisakan celah-celah kecil agar benih tetap bisa bernafas. Setelah benih mulai tumbuh Anda bisa memindahkan penutup tersebut akan benih bisa berkembang dengan baik.

Gambar Bunga Aster
Gambar Bunga Aster – pixabay.com

Proses Penanaman Bunga Aster

Setelah bibit yang disemaikan sudah tumbuh besar maka sudah saatnya untuk dipindahkan di media tanam pot atau polybag. Media tanam harus dibuat dengan sebaik-baiknya agar tanaman bunga aster yang Anda tanam bisa tumbuh dengan subur dan sehat.

Anda bisa membuat media tanam dari bahan sekam arang, pasir ataupun tanah, ketiga jenis media tanam tersebut merupakan media tanam yang banyak mengandung unsur hara. Masuka media tanam tersebut ke dalam wadah seperti pot, polybag atau langsung menanam di tanah. Untuk waktu penanaman, usahakan pagi atau sore hari sehingga bibit tidak layu terkena terik sinar matahari.

Perawatan Bungan Aster

Agar tanaman bisa tumbuh dan berkembang dengan baik perlu dilakukan perawatan secara rutin. Misalnya untuk menjaga tanaman dari hama dan penyakit Anda bisa menyemprotkan Furadan pada tanaman bunga aster. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dari datangnya hama-hama yang dapat menyerang bunga aster.

Sedangkan untuk menjaga asupan makanan pada tanaman perlu dilakukan pemupukan. Anda bisa menggunakan pupuk organik seperti pupuk kompos atau pupuk kandang. Pupuk ini akan membantu tanah dalam mengembalikan kandungan unsur hara yang menjadi makanan bagi tanaman bunga aster.

Selain itu jangan lupa untuk menyiram tanaman bunga secara teratur. Hal ini untuk menjaga media tanam agar tetap terjaga kelembabannya. Selanjutnya perawatan bisa dilakukan dengan pemangkasan pucuk untuk merangsang pertumbuhan cabang dan tunas yang baru.