10 Tumbuhan Langka di Indonesia yang Perlu Dilestarikan

Tumbuhan Langka di Indonesia

Tumbuhan Langka di Indonesia – Jumlah tumbuhan langka di Indonesia semakin sedikit, bahkan sebagian tumbuhan ada yang mendekati kepunahan. Oleh karena itu, berbagai upaya perlu dilakukan untuk melestarikannya agar anak cucu kelak masih bisa melihat tumbuhan langka tersebut. Walaupun pemerintah sudah membuat aturan untuk melindungi tumbuhan langka tersebut, tanaman masih ada tangan-tangan jail yang merusaknya.

Nah, sudah sepatutnya kamu ikut berpatisapasi dalam melestarikan tumbuhan – tumbuhan langka di Indonesia agar bisa dinikmati oleh generasi penerus. Sebelum itu kamu harus mengetahui jenis tanaman apa saja yang dilindungi, sehingga bisa ikut merawat bila menemukan tanaman ini.

Daftar Tumbuhan Langka di Indonesia yang Terancam Punah

Tanaman Hias Daun yang Populer di Indonesia

Tanaman Hias Bunga Paling cantik dan Lucu

Bunga Edelweiss Jawa

Bunga Edelweiss Jawa

Bunga Edelweiss Jawa via wikimedia.org

Edelweiss Jawa atau yang biasa disebut dengan Bunga Senduro merupakan tumbuhan langka di Indonesia yang banyak tumbuh di puncak gunung. Bunga dengan nama latin Anaphalis javanica ini sangat kritis keadaannya setelah seringnya terjadi erupsi gunung berapi. Bunga Edelweiss tetap terlihat segar setelah dipetik, hal inilah yang membuat para pendaki membawa bunga ini sebagai oleh-oleh.

Hasilnya membuat populasi bunga ini menurun drastis, bahkan sudah diambang kepunahan. Bunga yang disebut juga dengan bunga abadi ini mekar pada bulan April hingga Agustus. Bunga Edelweiss bisa bertahan hidup hingga 100 tahun dengan pertumbuhan batang mencapai 8 meter. Ada sekitar 300 jenis serangga yang hinggap dan menghisap sari bunganya.

Daun Payung

Tanaman Langka Daun Payung

Tanaman Langka Daun Payung via flickr.com/photos/sftrajan

Daun payung atau disebut juga dengan daun salo atau sang adalah tumbuhan langka yang hidup di daerah sumatera. Tumbuhan dengan nama ilmiah Johannesteijsmannia altifrons ini ditemukan oleh Profesor Teijsman sehingga namanya juga diambil dari nama penemunya.

Tumbuhan yang mempunyai daun sangat besar, lebar, dan kuat sehingga pada zaman dahulu tumbuhan ini banyak digunakan sebagai atap dan diding rumah. Karena fungsinya inilah tumbuhan ini disebut dengan nama daun payung.

Tengkawang atau Meranti Merah

Tengkawang atau Meranti Merah

Tengkawang atau Meranti Merah via kaskus.co.id

Tengkawang merupakan tumbuhan langka di Indonesia yang tumbuh di daerah Kalimantan. Tumbuhan ini banyak dimanfaatkan untuk diambil minyak lemaknya yang berharga tinggi. Pohon khas Kalimantan ini memiliki banyak spesies, dimana 12 diantaranya sudah dilindungi oleh pemerintah karena jumlahnya yang semakin menipis.

Minyak tengkawang biasanya dibuat dari biji-biji yang telah jatuh. Biji tersebut kemudian dijemur dan sangrai sampai kering sebelum kemudian dibuat minyak. Minyak ini bisa digunakan sebagai obat-obatan tradisional, bumbu masakan, dan sebagai bahan untuk membuat kosmetik.

Anggrek Tebu

Anggrek Tebu

Anggrek Tebu via tribunnews.com

Tanaman langka di Indonesia adalah anggrek tebu. Tumbuhan ini termasuk ke dalam keluarga anggrek yang bisa tumbuh besar, bahkan dalam satu rumpun beratnya bisa mencapai 1 ton. Karena ukuran yang sangat besar inilah, anggrek tebu sering disebut dengan bunga raksasa.

Anggrek tebu memiliki bunga berwarna kuning kehijauan dengan bintik-bintik berwarna merah, coklat, dan coklat kehitaman. Tumbuhan raksasa ini sangat unik, meskipun batangnya telah dipotong tapi bunganya tetap bisa bertahan sampai 2 bulan. Tumbuhan ini sudah mulai sulit untuk ditemui, oleh karena itu anggrek tebu dimasukan dalam jenis tumbuhan yang dilindungi.

Tumbuhan Cendana

Tumbuhan Langka di Indonesia, tanaman cendana

Cendana via pixabay.com

Cendana merupakan salah satu jenis tumbuhan yang memiliki banyak kegunaan di Indonesia. Kayu cendana biasanya diolah untuk dijadikan rempah-rempah, parfum, dupa, hingga sangkur keris. Konon bau harum kayu cendana bisa bertahan sampai ratusan tahun.

Karena banyaknya manfaat dari tumbuhan ini, tidak heran bila pohon cendana sangat populer di Indonesia. Sayang, tumbuhan ini termasuk tumbuhan yang tidak mudah untuk dibudidayakan, sehingga saat ini keberadaan pohon ini semakin sedikit dan terancam punah.

Bibit cendana biasanya akan menjadi tumbuhan parasit yang menempel di tumbuhan lain, karena tumbuhan ini tidak bisa hidup sendiri. Setelah tanaman besar baru ia akan tumbuh secara mandiri di tanah. Karena hal itulah tanaman ini susah untuk dibudidayakan sehingga populasinya terus berkurang.

Pohon Ulin

Pohon Ulin

Pohon Ulin via web.unej.ac.id

Ulin atau kayu besi merupakan pohon berkayu yang menjadi tumbuhan ciri khas Kalimantan. Kayu ini banyak dimanfaatkan menjadi bahan bangunan seperti jembatan, konstruksi rumah, tiang listrik, listrik dan pengkapalan. Tumbuhan kayu ini bisa tumbuh sampai ketinggian 50 meter dengan diamater 120 cm.

Pohon ulin termasuk jenis tumbuhan yang sudsah untuk dikembangkan. Banyaknya penebangan liar pada tumbuhan ini membuat keberadaannya semakin sedikit dan hampir punah.

Pohon Damar

Pohon Damar

Pohon Damar via pixabay.com

Tumbuhan Langka di Indonesia selanjutnya adalah pohon damar. Tumbuhan ini mempunyai batang yang tingginya mencapai 60 meter. Pohon banyak tumbuh di berbagai daerah di Indonesia, setiap daerah memiliki sebutan tersendiri pada pohon ini, seperti salo (Ternate), kisi (buru), dan ki damar (Sunda).

Selain diambil kayunya sebagai bahan bangunan, damar juga diambil getahnya untuk dijadikan sebagai bahan dasar membuat cairan pelapis kertas dan juga lak pernis.

Kantang Semar

Tumbuhan Langka di Indonesia

Tumbuhan Langka di Indonesia Kantong Semar

Kantong semar merupakan tanaman yang karakter sangat unik, karena tidak seperti tanaman lainya yang memproduksi makanannya sendiri, tanaman ini malah memangsa berbagai serangga di dekatnya. Tumbuhan karnivora ini keberadaannya semakin susah untuk ditemui, sehingga harus banyak dibudidayakan agar tidak punah.

Katong semar memakan serangga dengan cara membuka kantongnya sehingga menarik serangga untuk mendekat. Ketika serangga tersebut masuk maka kantong akan menuntup dan mulai mencerna serangga tersebut menjadi makanan.

Bunga Bangkai

Tumbuhan Langka di Indonesia Bunga Bangkai

Tumbuhan Langka di Indonesia Bunga Bangkai via over-blog-kiwi.com

Bunga bangkai memiliki ukuran bunga yang sangat besar. Berbeda dengan bunga lain yang mengeluarkan bau harum, bunga bangkai mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat. Bau busuk pada bunga ini sebenarnya untuk mengundang lalat agar hingga dan menempel pada bunga sehingga membantu proses penyerbukan.

Bunga ini bisa tumbuh menjulang dengan tinggi mencapai 4 meter. Ketika mulai mekar bagian luar bunga berwarna putih krem sedangkan mahkotanya berwarna merah tua. Bunga ini hanya akan mekar selama 7 hari kemudian mati atau tumbuh bibit baru lagi. Bunga bangkai hanya berbunga sekitar 5 tahun sekali.

Rafflesia Arnoldii

Rafflesia Arnoldii

Rafflesia Arnoldii via squarespace.com

Banyak yang mengira bahwa Rafflesia Arnoldii itu sama dengan bunga bangkai, padahal keduanya merupakan jenis yang berbeda. Meskipun sama-sama mengeluarkan bau busuk tetapi keduanya berasal dari jenis yang berbeda. Rafflesia Arnoldii biasanya tumbuh melebar ke samping sedangkan bunga bangkai tumbuh menjulang ke atas.

Ketika bunga Rafflesia Arnoldii mekar, diameter bunga bisa mencapai 1 meter dengan berat sekitar 10 kilogram. Masa tumbuh bunga ini sekitar 9 bulan. Bunga ini hanya akan mekar selama 7 hari sebelum kemudian ia layu dan mati.

Itulah 10 tumbuhan langka di Indonesia yang keberadaanya perlu dilindungi dan dilestarikan agar bisa dilihat oleh generasi penerus. Oh, baca juga artikel menarik lainya tentang 13 tanaman pengusir nyamuk yang bisa kamu tanam di sekitar rumah.